Kiat Atasi Frustrasi

Sering kali frustrasi terjadi karena banyak hal yang kita inginkan tidak terjadi atau melenceng dari target. Frustrasi membuat orang merasa bahwa dunia ini begitu mengerikan dan berubah menjadi sempit, tidak mengenakkan. Padahal, kenyataannya tidaklah demikian. Karena itu, pelajarilah cara-cara mengatasi frustrasi. Berikut ini langkah-langkah mengatasi frustrasi menurut Angela Rossmanith, penulis buku The Self Alone: Understanding Loneliness in Our Lives. JAKARTA, KOMPAS.com — 



Sering kali frustrasi terjadi karena banyak hal yang kita inginkan tidak terjadi atau melenceng dari target. Frustrasi membuat orang merasa bahwa dunia ini begitu mengerikan dan berubah menjadi sempit, tidak mengenakkan. Padahal, kenyataannya tidaklah demikian. Karena itu, pelajarilah cara-cara mengatasi frustrasi. Berikut ini langkah-langkah mengatasi frustrasi menurut Angela Rossmanith, penulis buku The Self Alone: Understanding Loneliness in Our Lives. - Tetapkan tindakan Anda. Dalam keadaan apa pun, Anda tetap bisa memilih tindakan. Saat gagal, Anda bisa memilih untuk ambruk, berteriak, atau mengubah kebiasaan lama dan mencari jalan untuk mengatasi masalah yang tengah dihadapi. - Bertindaklah fleksibel. Kehidupan tidak selalu seperti yang diharapkan. Apabila Anda dapat menyesuaikan diri dengan situasi baru, ketegangan pun akan berkurang. - Kembangkan kreativitas. Tanyakan pada diri sendiri, "Kesempatan apa bagi saya di sini? Jalan yang mana yang terbuka bagi saya?" - Lakukan evaluasi dan refleksi dari setiap situasi. Langkah ini membantu kita untuk selalu introspeksi atas segala yang telah dilakukan dan mempersiapkan langkah yang akan diambil. Pikirkan segalanya sebelum bertindak agar bisa didapatkan pemecahan masalah yang terbaik. - Munculkan minat dan motivasi pada setiap hal yang Anda hadapi. Mengerahkan seluruh energi untuk satu aspek dalam kehidupan akan membuat Anda hancur jika yang Anda minati gagal. Minat yang beragam dan keterlibatan dalam berbagai kegiatan mengimbangi masalah muncul pada area lain. - Berusahalah melihat segala sesuatu dari sisi positifnya. Kegagalan memang merupakan pengalaman yang menyakitkan. Namun, daripada memikirkan kerugian yang Anda alami, lebih baik fokuskan pada apa yang telah dipelajari. - Beranilah bertanggung jawab. Jangan salahkan orang lain jika gagal, tetapi perhatikan baik-baik masalahnya dan cobalah memahaminya. Tanyakan pada diri Anda, bagaimana yang mengatasinya? - Jagalah keseimbangan. Kegagalan dapat memengaruhi kita secara emosional, yang berdampak terhadap tindakan kita. Karena itu, sebelum dihadang kegagalan, mulailah berlatih untuk saling membantu dengan teman. - Peliharalah selera humor. Humor dan tertawa memang tidak segera memecahkan, tetapi akan membantu kita melihat masalah secara perspektif. Hal itu bagaikan cahaya dalam kegelapan. Sumber: KOMPAS.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mohon untuk Komentar ANDA.........................